Saturday, 28 September 2013

Tips menggunakan situs Jejaring Sosial

 
Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti kegiatan BIMTEK (Bimbingan teknis) Pemuda yang diselenggarakan KOMINFO. Dari kegiatan tersebut setiap peserta mendapatkan semacam "ole-ole" buat di bawa pulang. Semalam saya membukanya, dan didalam "ole-ole" tersebut isinya, salah satu, adalah BUKU.

Judulnya, Panduan Plus Internet Sehat dan Aman. Habis baca setengah buku tersebut, saya jadi kepikiran buat menuliskannya di blog biar yang lain juga bisa baca, benar gak?

INSAN


Oke, kali ini saya ingin tulis mengenai "Tips menggunakan situs Jejaring Sosial". Terdapat pada halaman 14.  Jadi disini saya menuliskannya kembali dengan sedikit perubahan :)

Demi mencegah terjadinya penyalahgunaan situs jejaring sosial dan guna terciptanya budaya INSAN   ( Internet Sehat dan Aman), berikut tipsnya:

Pilihlah teman yang baik. kita bisa lihat dari profil ataupun rujukan dari teman yang kita kenal.

Lihat penampilan. Meski didalam internet seseorang tidak diwajibkan untuk jujur, tapi paling tidak dari foto-foto yang terlihat kita bisa menilainya.

Lihat waktu. Banyak instansi di beberapa negara di dunia yang memblokir situs jejaring sosial, mengapa? Karena banyak mengganggu konsentrasi kerja. Sehingga kinerja menjadi menurun.

Tidak semua informasi yang kita lihat dan kita ketahui lewat situs ini adalah benar.
Jadi waspadalah.

Berikan data tentang diri kita seperlunya saja.


Jangan terpancing untuk mengikuti grup-grup dalam jejaring sosial yang bisa merugikan anda.

Jadikan jejaring sosial untuk kemajuan diri anda, baik karir, wawasan, keilmuan dan ekonomi.

Carilah perhatian dari teman dengan STATUS yang bermutu, dan tidak asal kontroversial.


Demikian tips-tips yang saya baca dari buku tersebut, harapannya hal ini bisa diketahui oleh khalayak ramai makanya diposting di blog.

Kawan2 yang udah baca, thanks ya...  Alangkah bagusnya jika disampaikan kepada , minimal orang-orang terdekat kita biar menjadi manfaat..


Thursday, 26 September 2013

Ikut pengukuhan Relawan TIK Kota Kendari

 
Saya mengikuti kegiatan pada tanggal 25 September 2013, bertempat di hotel Horizon dengan nama kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Pemuda di Bidang TIK “Pemanfaatan Media Online”.

Pada kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pengukuhan kepengurusan Relawan TIK Provinsi Sulawesi Tenggara dan Relawan TIK Kota Kendari yang ditandai dengan pemakaian pin Relawan TIK oleh Bapak Prof.Dr.Ing Kalamullah Ramli sebagai staff Bidang Teknologi Kementrian kominfo dan Wakil Walikota Kendari Bapak H. Musadar Mappasomba,SP,MP.

Ini foto setelah penyerahan pin pada saat pengukuhan




Foto bareng wei...











Monday, 23 September 2013

Going the extra mile

 
Saya pernah membaca novel berjudul “Negeri 5 Menara”. Ada satu kata mutiara yang sangat bagus ,menurut saya. Kata tersebut mudah pengucapannya tetapi tidak mudah diterapkan.

Going the extra mile

Oh iya, itu bukan kata tetapi sebuah kalimat :) .

Menurut buku atau novel tersebut, inti dari penerapan kalimat tersebut adalah MELEBIHKAN USAHA. Yah , melebihkan dalam artian diatas rata-rata kebanyakan orang lain. Contoh yang saya baca dari novel tersebut, seorang pelari atau sprinter kelas dunia. Ketika mereka juara, mereka hanya butuh sedikit lebih unggul dari lawan-lawannya, kalau dalam perhitungan waktu mereka cuma butuh unggul 0,00 per sekian detik untuk juara.

Intinya melebihkan usaha diatas rata-rata orang lain.

Saya jadi ingat pengalaman saya waktu ingin kuliah. Saya melebihkan usaha dalam hal mencari beasiswa, waktu itu saya belum memiliki laptop dan saya mengandalkan internet untuk mencari informasi beasiswa. Setiap habis dari sholat magrib sambil menunggu sholat isya, saya menyempatkan diri ke warnet, warnet dekat dengan mesjid.

Beberapa kali saya browsing dan tidak menemukan informasi yang sesuai dengan saya cari. Suatu ketika saya teringat majalah yang saya baca ketika SMP dulu tentang Perguruan Tinggi swasta di Jawa Barat yang menawarkan beasiswa full kepada setiap Mahasiswanya.

Saya buka webnya, dan saya membaca syaratnya yang untuk ukuran seorang lulusan SMA, kayaknya tidak cocok, yah karena beasiswa tersebut lebih cocok buat lulusan pasantren.

Tapi bermodal nekad, waktu itu saya berasumsi toh cuma mengisi formulir apa susahnya. Semua data saya isi lengkap. Termasuk foto, saya tidak membawa softfile fotonya, maka saya foto diri sendiri di warnet, untungnya warnet tersebut pakai bilik-bilik. Sehingga tidak ada orang yang liat.

Tiba waktunya seleksi, saya datang dengan persiapan yang bisa dibilang tidak ada. Saya baru tahu ketika saya di tempat seleksi bahwa yang akan menyeleksi semua peserta adalah seorang Syeikh dari Arab, iyah,, Asli orang arab. Sedangkan pengetahuan saya tentang bahasa Arab NOL BESAR..!!

Saya hampir saja pulang karena tidak ingin malu dihadapan tim penyeleksi, tapi dengan bermodal nekad saya tetap di tempat itu, apapun yang terjadi.. Bismillah, pikir saya waktu itu.

Alhamdulillah ternyata ada yang bertugas sebagai penerjemah kalau peserta tidak bisa Bahasa Arab.Coba kalau saya pulang?

Satu bulan kemudian, pengumuman menyatakan saya lolos dan berhak mendapatkan beasiswa tersebut.

Saya kaget, saya satu-satunya peserta dari SMA yang lain dari pasantren, secara ilmu bahasa arab, nahwu dan sebagainya jelas saya sangat jauh tertinggal dari peserta yang lain. Tetapi, kalau Allah sudah berkehendak, siapa yang bisa menghalangi?




Hari ini saya kuliah di suatu universitas di Kendari , saya akhirnya dengan sangat berat hati tidak mengambil beasiswa tersebut. Ini semua atas permintaan Ibu saya, dan saya menurut kepada beliau.

Saya yakin dengan “Going the extra mile” dipadu doa seorang Ibu, maka kesuksesan itu akan tercapai meski sekarang masih dalam proses.

Oh iya, adapun beasiswa yang akan saya dapatkan jika mengambil beasiswa tersebut adalah:

  • Pendidikan bahasa arab selama dua tahun (perkuliahan pakai bahasa arab)
  • Pendidikan S1 selama 4 tahun
  • Makan, asrama, dan baju juga di loundry-kan
  • Sarana dan prasarana yang lengkap
  • dll



Saturday, 21 September 2013

Download Distro Linux

 

Download Linux Mint  disini


Download Linux Debian disini

Download Linux Ubuntu disini

Download Linux Mageia disini
\
Download Linux Fedora disini

Download Linux PCLinuxOS disinis

Download Linux openSUSE disini

Download Linux Manjaro disini

Download Linux Arch disini

Download Linux Puppy disini

Sedikit tentang openSUSE (my OS)

 

Distro Linux yang pertama kali saya instal di Laptop saya adalah openSUSE 12.2. Entah kenapa di awal-awal saya mengenal Linux, saya langsung tertarik menggunakannya. Mungkin ini yang dinamakan Cinta pada  pandangan Pertama... tsah....

Sedikit yang saya ketahui tentang openSUSE adalah Distro yang dikembangkan oleh Proyek Komunitas yang juga didukung oleh Novell. Tujuan utama dari proyek ini, yang saya baca juga di blognya, ada 3 tujuan utama.

  1. Menjadikan openSUSE sebagai distro paling mudah didapatkan oleh siapa saja yang mau menggunakannya.
  2. Menjadikannya sebagai distro paling banyak digunakan
  3. Membuat openSUSE, distro yang paling berguna di dunia dan membuat openSUSE platform pilihan bagi pengembang Linux dan vendor perangkat lunak.
Sedikit deskripsinya  mungkin yang bisa saya paparkan
  1. Type OS : Linux
  2. Buatan Jerman
  3. Arsitektur : i586 danx86_64
  4. Dekstop: GNOME, Blackbox, KDE, LXDE,Openbox, WMaker dan Xfce
  5. Kategori: Dekstop, Server, Live Medium, Raspberry Pi.
Adapun untuk diskusi tentang openSUSE bisa di http://en.opensuse.org/openSUSE:Communication_channels  dan bagi siapapun yang mungkin menemukan suatu masalah pada distro ini, alangkah bagusnya untuk melaporkannya disini http://bugs.opensuse.org/.

Kalau dari repo lokal buat mendownload iso openSUSE bisa disini http://kambing.ui.ac.id/.

Sedikit dari tulisan ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi yang membacanya.


Friday, 20 September 2013

Lupa password cisco, Recovery solusinya

 
cisco
Semalam kami mencoba belajar menggunakan router cisco 1700, belum jauh kami melangkah timbul satu masalah. Yakni password untuk masuk pada global exec mode telah disetting sebelumnya oleh pemakai sebelum tentunya.

Jadi kami tidak tahu passwordnya apa, akhirnya kekuatan “BERTANYA” kepada mbah Google yang diandalkan. Ketemu, kata kunci dari masalah tersebut adalah RECOVERY PASSWORD.

Berikut caranya:

1. Restart Router.

2. Masuk ke Hyperterminal

3. Nyalakan Router

4. Tekan Ctrl+Break
Fungsinya untuk masuk ke ROMMON MODE.

5. Jika sudah masuk rommon mode, yang ditandai dengan rommon 1>

6. Ketikan perintah confreg 0x2142

7. Ketik reset

8. Router> enable

9. Jika sudah menjadi “Router#” itu artinya kita sudah berhasil melakukan recovery password


Kita juga bisa membuat password baru pada global exec mode, tapi tutorialnya menyusul belakangan... :v 

Sebagai referensi saya terpatok disini

Friday, 6 September 2013

Ada Sungai Terpendek di Dunia

 
Sungai terpendek di dunia..?
Dimana.?
Di Tamborasi, Kec. Iwoimendaa, Kab.Kolaka.
It's my Kampung.


Kali ini saya ingin menulis tentang my kampung “Tamborasi”. Meski di rantau, tetap gak akan bisa lupa sama kampung halaman. Sebuah desa dengan keunikan tersendiri, diapit oleh Pegunungan Tamborasi bersanding Teluk Bone. Wisata “Sungai Terpendek di dunia” Permandian Tamborasi biasanya ramai di akhir minggu dan paling rame kalau musim habis lebaran.


Bibir pantai Tamborasi, kalau lagi surut biasanya terumbu karangnya sampai kelihatan :)

Disini juga kadang digunakan tempat buat camping, dan yang paling rajin itu: biasa anak PRAMUKA. Hanya siapkan memang jaket tebal, selimut tebal dan muka tebal...eh kalau ini gak,  buat jaga-jaga soalnya kalo malam dinginnya luar biasaaahhhh...

Salah seorang nelayan lagi menyapa ikan-ikan piaraannya. :p

Pemaandangan di sore hari, disinilah pertemuan air tawar dan air laut, uniknya mereka gak bercampur. Jadi kalo habis mandi di laut bisa langsung mandi lagi di sungai. Sebelah kanan SUNGAI dan sebelah kiri LAUT.

Perahu nelayan yang Parkir di sekitar sungai, bisa ji  disewa kalo ada minat... :)

Dua hari setelah lebaran kemaren, cukup ramai.

Baru dapat info tadi, di salah satu akun fb anak Tamborasi, di musim tertentu, di daerah Gunung ada air terjun.








Monday, 2 September 2013

Tentang Saya

 

Sunday, 1 September 2013

PELAJARAN BERHARGA DARI PANTI ASUHAN

 


Hari jum’at tanggal 30 Agustus 2013, saya beserta kawan-kawan dari Teknik Informatika, alhamdulillah oleh Allah Subhanawata’ala diberi kesempatan untuk berbagi bersama adik-adik dari panti asuhan Pasantren Darul Mukhlisin.

Jam menunjukkan pukul 15.30, selepas ashar kami berangkat ke panti asuhan yang mana sebelumnya kami berkumpul dulu di rumah teman kami, Puspita sari, yang rumahnya kami “daulat” sebagai posko.
Sumbangan yang kami salurkan macam-macam, ada sembako, buku bekas dan baju. Sumbangan tersebut berasal dari berbagai pihak terutama teman-teman Mahasiswa Teknik Informatika Unhalu.

Jujur ini kali pertama saya ikut kegiatan baksos, yang kegiatannya dilaksanakan di Panti Asuhan. Selama ini, biasanya bukan di Panti asuhan.

pasantren
salah satu bangunan

Hal pertama yang saya dapatkan ketika baru tiba di panti asuhan tersebut adalah kesederhanaan. Sederhana adalah sikap yang sekarang ini “agak langkah” terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Dari sudut pandang pendidikan tentunya, di luaran sana banyak anak muda dikaruniakan oleh Tuhan berbagai nikmat, memiliki orangtua yang lengkap yang bisa mem”fasilitasi” pendidikan mereka. Sementara di Pasantren ini semua bangunan bisa dikata serba terbatas, berdinding kayu beratap seng dan berlantaikan tanah. Dan diantara mereka bahkan harus melewati kehidupan ini tanpa dukungan kedua orangtua mereka, bukan karena orangtuanya sudah tidak peduli tetapi karena Allah telah memanggil keduanya.

Hal kedua, semangat. Ketika adik-adik ini dikumpul di mesjid untuk ramah tamah dengan teman-teman dari Teknik Informatika. Dari luar mesjid, saya coba memerhatikan bahwa ternyata yang saya dapati adalah mereka selalu ceria, tidak nampak dari raut wajah mereka suatu bentuk kekecewaan akan takdir Tuhan pada mereka.

Ini harusnya menjadi pelajaran buat kita semua, terutama yang menulis tulisan ini. Bahwa kita senantiasa mesti bersemangat, sebagai suatu bentuk rasa syukur kita.


Kita jadi teringat suatu hadist yang berbunyi:

Undzuru ila man asfala minkum wa la tandzuru ila man fauqakum, fainnahu ajdaru an la tazdaru ni’matallahi alaikum

Terjemahan:

Lihatlah kondisi orang yang martabatnya di bawah kalian, jangan sebaliknya, melihat orang yang derajatnya di atas kalian. Yang sedemikian itu lebih layak, agar kalian tidak merendahkan kenikmatan Allah yang telah dianugerahkan kepada kalian

Mudah-mudahan tulisan ini ada manfaatnya terutama sekali buat yang menulis tulisan ini.


Saturday, 6 July 2013

jembatan sebuah kesuksesan

 
credit

“Nak tolong ambilkan ibu air minum di botol itu,” ibu menyuruhku sambil menunjuk di letak botol tersebut.

Aku memberikan botol tersebut pada Ibu. Kulihat Ibu sangat letih. Berdua kami membangun jembatan ini. Sebenarnya aku tak tega melihat ibu bekerja membangun jembatan ini, aku sudah katakan padanya biarlah nanti saya yang kerjakan jika saya besar. Waktu itu umurku masih 3 tahun.

“Bu, kenapa Ibu bersusah-payah buat jembatan seperti ini?” aku coba bertanya.

“Buat  kamu nak, supaya kelak jika masuk sekolah kamu tidak usah memutar lagi di balik bukit, ” kata Ibu.

Sejak kami diusir dari kampung oleh warga akibat fitnah terhadap keluargaku. Kami sekeluarga, aku, ayah dan ibu, mengungsi ke hutan untuk mencari tempat tinggal.  Beberapa bulan yang lalu ayah dijemput segerombolan orang yang aku tak kenal dan hingga hari ini tidak ada kabar  tentang ayahku.

***
“Nak kamu menangis?”

Ibu yang tengah duduk di kursi roda menoleh ke belakang dan melihatku meneteskan airmata.

Hari ini aku membawa Ibu  dimana dulu kami bersusah payah membangun jembatan. Jembatan itu kini telah dipenuhi lumut. Sudah tidak digunakan lagi karena sejak 15 tahun lalu pemerintah sudah membangun jembatan permanen.

“Saya ingat jembatan itu bu, jembatan yang membantu saya untuk melewati sungai ini demi menuntut ilmu” kataku lirih.

“Kamu sudah jadi doktor, kok masih cengeng gitu” kata Ibu bercanda.

Aku memeluk Ibu. Seorang wanita yang telah menjadi jembatan kesuksesanku.




(Bunda.!! Engkau "jembatan" kesuksesan anakmu) 


Sunday, 23 June 2013

Istriku, kau kenapa?

 

Aku terbangun. Lissa yang tidur di sampingku, meronta-ronta dan menjerit. Aku berlari keluar dari kamar. Berusaha mencari obat yang biasa dipakai Lissa kalau penyakitnya kambuh.

Di ruang tamu kebetulan Adikku masih begadang, nonton final Liga Champion.
“Dik, kamu lihat obat yang biasa digunakan Istriku?,” tanyaku padanya.
“Oh di kotak P3K bang, ada di dapur.”

Aku segera ke dapur, bergegas mencari obat tersebut. Dengan lugas kusibak horden pintu dapur. Menyongsong dengan sigap.  Aku berusaha mencari kotak P3K itu, tetapi Aku belum juga menemukannya. Sudut ruang Aku periksa dengan teliti, samping lemari, dalam lemari, dekat kulkas bahkan dekat kompor dan mesin cuci belum juga aku temukan kotak itu.

Aku kembali ke ruang tengah. Bertanya sekali ke Adikku, Aku agak kesal ke Adikku ini. Sudah tahu Abangnya lagi darurat mencari obat , eh dia malah masih asyik nonton bola.
“Dik, dimanakah?,” tanyaku, “saya belum dapat itu kotak, tolong kamu bantu dulu saya cari”.
“Dekat pintu itu bang.” Jawabnya dan langsung berdiri bergegas masuk ke dapur.

Aku mengikutinnya dari belakang, perasaan gusar tak menentu. Aku khawatir obat itu belum ditemukan. Aku khawatir sama Lissa ,istriku. Aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi padanya.

Adikku segera membuka lemari dekat pintu.
“Itukah pintunya, em pantas saya tidak lihat. Tertutup horden rupanya.” Kataku.
“Ini bang.” Adikku memberikan obat yang biasa dipakai istriku.

Aku buru-buru ke kamar, melihat istriku lagi duduk di pinggiran ranjang.
“Dari mana saja sih kak, kok aku ditinggalin,” tanya istriku.
“Tadi aku ke dapur, ambil obat buat kamu.” Kataku sambil memberikan obat tersebut.
“Aku kan minum obatnya pagi Kak, bukan tengah malam gini,” istriku heran.
“Lah tadi kamu menjerit, kenapa?,” tanyaku
“Oh tadi itu aku ngeliat kecoa Kak, Kakak kan tau aku takut banget sama kecoa.” Jawabnya.
“Aduh aku kira penyakit kamu kambuh, kalau gitu Aku simpan kembali yah obatnya.”

Aku berdiri, berjalan keluar kamar menuju dapur. Belum sampai Aku melewati pintu kamar , Aku mendengar suara istriku dari belakang memanggilku. Aku menoleh ke belakang.
“Kak!,” panggil istriku.
“Iya,” jawabku sambil melihat pipi istriku merah merona entah kenapa.
“I Love You”
"I Love You too"

Aku segera berbalik untuk menyimpan obat tersebut.
"Awas Kak.!"
Tiba-tiba aku menabrak lemari. Dan tumpukkan koran diatas lemari segera menimpaku dan mengeroyokku.
Aku membuka mata kesal. Kulihat bias matahari dari jendela.

"Woe-woe bangun-bangun, " teriak Arman , teman satu kos ku.
"Apaan sih, ganggu orang lagi mimpi aja kamu," aku ngomel kesal.
"Kerja dulu tuh tugas baru mimpi lope-lopean, ingat jam 8 mau dikumpul sama Dosen tuh. "

Aku terkesiap ternyata sudah jam 3 subuh.






Monday, 17 June 2013

Tutorial Multi SSH untuk akun SSH (Load Balancing)

 
Sebenarnya dari judulnya kurang pas sih, di sanakan di tulis multi padahal saya cuma pake dua akun seharusnya kan ganda or pasangan. Alaa,, kenapa malah bahas judul..

Tulisan kali ini menjelaskan , bagaimana menjalankan beberapa akun SSH sekaligus.. Langsung saja

Tahap pertama.. setting ssh di bitvise..

Disini saya mencoba pake dua akun SSH, karena itu ji saya punya, bisa juga lebih tapi jangan terlalu banyak nah,, :P

Akun 1 > Buka bitvise 1 > klik tab service >> Listen interface isi 127.0.0.1 > Port isi 1080 >Login

Akun 2 > Buka bitvise 2 > klik tab service >> Listen interface isi 127.0.0.1 > Port isi 1081 >Login

 
Ku kasi ki example :
 
 
Tahap kedua.. Setting Proxyfier nya
  • Buka Proxyfier, klik Profile, klik Proxy Server

  
  • Pasti ada Address 127.0.0.1 port 1080 type SOCKS5 , ini untuk Akun 1 ..
  • klik add masukan Address 127.0.0.1 port 1082 type SOCKS5, ini untuk Akun 2..
  • Sama kan dengan gambar di bawah...
  • Klik OK..

  • Klik lagi profile
  • Klik proxification rules
  • Klik Default
  • Pilih chain multi
  • Klik Ok



Sekian dulu yah tutornya, kalau ada yang kurang di mengerti atau mau ditanyakan. Silahkan lewat Kolom Komentar nah....

#Tidur dulu nah