
Wednesday, 27 May 2015

Tuesday, 26 May 2015
Memulai Proyek Aplikasi di Visual Studio 2
Monday, 25 May 2015
Memulai Proyek Aplikasi di Visual Studio 1
Sunday, 24 May 2015
Mengenal Microsoft Virtual Academy
Sunday, 17 May 2015

Belajar Nahwu (1) : Pengertian Kalam
اَ لْكَلَامُ هُوَا الّفْظُ الْمُرَ كَّبُ ا لْمُفِيدُ بِا لوَ ضْعِ
"Kalam ialah lafadz yang disusun, berarti dan memiliki maksud."Penjelas: Yang dimaksud dengan kalam menurut istilah ulama ahli nahwu adalah harus memenuhi syarat yang empat, yaitu:
1. Lafadz, yaitu:
"Suara yang meliputi kepada salah satu dari huruf hijaiyah."
Misalnya, seperti: كِتابٌ, قَلَمٌ, مَخْلِسٌ, dan sebagainya.
Sehingga, suara petir, mesin , ayam dan lain-lain tidak termasuk lafadz.
2. Murakkab (disusun), yaitu :
"Lafadz yang disusun dari dua kalimat atau lebih."
Misal : زَيدٌقَاءِمٌ
Sehingga, kalau hanya satu kalimat saja, tidak termasuk murakkab,
Catatan: "Kalimat" yang dimaksud di sini adalah kata.
3. Mufied (berarti , berguna), yakni:
"Lafadz yang memiliki arti sekira enak diamnya orang yang berbicara dan mendengarkan lafadz itu."
Contoh seperti: ذَيدٌ قَاءِمٌ atau قَاءِمٌ saja dalam menjawab كَيفَ حَالُ ذَيدٌ؟ (bagaimana keadaan zaid?) atau مَرِيضٌ untuk pertanyaan كَيفَ ذَيدٌ؟ .
Sehingga, perkataan yang tidak enak didengar karena tidak dapat dipahami maksudnya, tidak termasuk mufied, misal: اِن قَامَ ذَيدٌ (jika zaid itu berdiri).
4. Wadla', yakni : جَعلُ ا للَّفظِ دَلِيلاً عَلَ مَعنًى
"Membuat lafadz agar menunjukkan suatu makna (pengertian)."
Yang dimaksud disini adalah pembicaraan yang disengaja dengan menggunakan bahasa Arab. Sehingga, jika pembicaraan orang yang mengigau meski menggunakan bahasa Arab atau bukan, tidak termasuk wadla' menurut ulama Nahwu.
=====================================================================
Kuis:
1. Berapakah syarat kalam itu?
2. Apa yang dimaksud lafadz?
3. Berapakah jumlah huruf hijaiyah?
4. Apakah suara petir termasuk lafadz?
5. Apa yang dimaksud Wadla'
Monday, 23 March 2015

5 Aplikasi E-Learning yang bisa kamu coba untuk menambah pengetahuanmu
Moodle
Moodle adalah E-Learning System yang bersifat Open Source yang sangat terkenal. Dibangun menggunakan PHP dan menggunakan MySQL atau PostgreSQL sebagai basis data. Sebuah Course Management yang sangat powerfull dengan berbagai fiturnya, seperti penjadwalan mata pelajaran, mengadakan kuis, dokumentasi dan lain-lainnya. Cobain aja, keren.Tersedia beragam modul yang dapat membantu interaksi siswa dengan guru/pengajar, seperti chat, forum, workshop atau survei. Moodle telah digunakan di lebih dari 1000 website dan memiliki dokumentasi yang banyak.
Tertarik menggunakannya?
Kamu bisa mengujungi situsnya , langsung disini https://moodle.org/
sumbergambar : moodle.org
Fedena
Fedena memiliki banyak fitur yang kamu butuhkan untuk menjalankan proses pembelajaran yang efektif di lingkungan sekolah atau institusimu.Dengan akses login dan tampilan dashboar yang ciamik nan user-friendly, semakin memudahkan dalam penggunaannya. Terbaginya akses login antara guru, staff non-pengajar, siswa, orang tua dan manajemen lembaga pendidikan yang menggunakannya, sehingga penggunaannya makin memudahkan dan efektif.
Sumber gambar : support.fedena.org
SchoolTool
- Untuk pendaftaran dan demografi siswa
- Penilaian dan pelaporan tiap-tiap kelas
- Mengukur prestasi siswa baik keterampilan, kompetensi maupun hasil dari proses belajar di kelas.
DOKEOS
DOKEOS edisi komunitas adalah E-Learning Solution bersifat Open Source. DOKEOS ini adalah karya dari sebuah komunitas besar yang menyatukan ratusan pengembang di lebih dari 5 negara, juga melibatkan pengguna dan penerjemah. Dan aplikasi ini telah didistribusikan di lebih dari 20 bahasa dan 60 negara di dunia.
OpenEMIS
Monday, 16 February 2015

Pergi tak selamanya sedih, karena bertahan tak selamanya indah
Pergi tak selamanya sedih, karena bertahan tak selamanya indah
Ada satu kisah tentang dua orang yang saling menyakiti, tapi anehnya mata mereka justru melihatnya, seakan-akan keindahan yang mereka lakukan.
Hakikat sejati tidak muncul pada pandangan mereka. Sebab tertutupi kurangnya ilmu dan sombongnya hati.
Perpisahan adalah kunci bahagia manakala dua orang berlainan jenis mengikat cinta mereka dengan cara tidak halal, tidak ada kebahagian disana, justru ia malapetaka.
Begitu banyak batas-batas terlanggar karenanya, begitu banyak orang tertipu karenanya.
Jauhi ia, tak pantas, sekali-kali tak pantas, seorang mengikatkan hati kepada hal yang justru melukai.
Jangan kau ratapi perpisahan itu, karena jika kebersamaan yang tak halal itu engkau pertahankan maka kelak akan datang penyesalan yang menyakitkan hati.
Takutlah kepada Allah.
Sunday, 15 February 2015

Teruntuk engkau yang jauh dari pandanganku
Baiklah, melalui satu tulisan ini, ingin kuceritakan padamu tentang suatu penggalan kisah. Kisah Cinta yang pernah menjatuhkan derai air mata, mengundang senyum, mengobati luka.
Engkau yang jauh dari pandanganku, layaklah kita beroleh dari kisah Yusuf dan Zulaikha. Ketika Zulaikha mengejar Cinta Yusuf, semakin menjauh Yusuf darinya. Namun di saat Zulaikha mengejar Cinta Allah maka kemudian datanglah Yusuf padanya.
Dalam diam para perindu menyimpan rapat rahasia itu di sudut-sudut relung hati. Menjaganya dan terus berdoa, bahwa hati itu tetap dan ditetapkan oleh yang Maha Kuasa untuk kokoh pada Tali Allah. Berpegang teguh dengan CahayaNya.
Biarlah kesedihan mengiringi malam-malam. Karena kusadari kesedihan di akhirat jauh lebih memilukan, jauh lebih menyayat hati. Apalah arti kesedihan di dunia ini lantaran terpisah jauh dari engkau, sekali-kali tidak.
Hatiku hanya menggantungkan Cinta pada Allah, tidak pantas engkau menutupi Cahaya Allah di dalam lubuk hatiku. Biarlah CahayaNya tersebut menuntun, membawa kita pada keadaan yang di ridhoiNya.
Teruntuk engkau yang jauh dari pandanganku
Di saat subuh merekahkan sejuknya, pandangi perlahan tiap-tiap embun pagi yang jatuh karena TakdirNya. Tidaklah ia jatuh kecuali karena telah ditetapkan olehNya. Tiada terpisah ketetapan itu, telah tertulis ketetapan itu hingga benar-benar pena telah diangkat.
Percayakah engkau, bahwa kebaikan akan bertemu jua dengan kebaikan. Maka engkau , aku dan kita, saat ini, muhasabah diri adalah yang layak dilakukan.
Jarak yang membatasi, biarlah ia menjadi benteng yang kokoh lagi kuat menjaga batas-batas hati.
Sekali-kali jangan kau condongkan hatimu melebihi condongnya hatimu padaNya.
Sebab Cinta yang hakiki adalah cinta kepada Allah. Satu cinta hanya padaNya
Saturday, 14 February 2015

Dengan namaNya kita memulai, dengan kesyukuran pada akhirnya
Seperti biasa perlahan hujan pun turun di kota kecil ini. Sudah beberapa waktu belakangan ini seperti itu.
Aku mencoba menengok ke awan hitam di suatu sore . Diselingi gerimis, jauh kupandang sebuah pesawat tengah melintas diantara tumpukan awan pekat hitam itu.
Pesawat yang hendak mendarat di bandara Haluoleo biasanya akan berputar diatas kota kendari.
Dari barat terus melintasi wilayah andonouhu, kemudian berada di atas teluk kendari kemudian berbalik arah 360 derajat. Lalu menuju arah bandara.
Segenap penumpang pun harus, merekat kuat-kuat sabuk pengamannya. Suasana hujan seperti ini membuat landasan bandara lincin dan pula landasan itu tak rata.
Saya masih ingat di pendaratan terakhir, beberapa saat sebelum mendarat, seorang lelaki tua yang duduk persis disampingku, menggenggam pegangan kursi. Dan darinya perlahan terdengar ucapan
"Bismillah.."
Hingga keadaan tenang, kemudian ia berucap “Alhamdulillah...”
Awali ia dengan nama Allah, dan akhiri ia dengan rasa syukur..
Suatu kebaikan jika dimulai dengan Bismillah, maka keadaannya bagai keberuntungan yang berlipat. Ringan sungguh mengucapkan, tentu dengan pertolonyaNya.
Syukur pun demikian, sebuah nikmat yang disyukuri maka berlipat pula kenikmatannya. Mana kala ia tak disyukuri, khwatirlah pada diri, jangan-jangan di hati kita tengah bergantung sebuah penyakit, yang penyakit itu membuat hati kita tidak selamat.
Sebelum kita terlelap malam ini, mari periksa hati kita, moga-moga ia terjauhkan dengan sesuatu yang mengganjal.
Dengan namaNya kita memulai, dengan kesyukuran pada akhirnya
Friday, 13 February 2015

Kalau kita menyerah di kegelapan, kita tidak akan bertemu sinar terang di ujung jalan
Kalau kita menyerah di kegelapan, kita tidak akan bertemu sinar terang di ujung jalan
Perjalanan hidup ini, kita lalui tidak hanya dengan pengetahuan tetapi juga dengan tempaan pengalaman hidup. Terkadang ia berasa manis, kadang juga ia pahit. Ibarat warna, ia berwarna-warni.
Sebagai orang muda, bolehlah kita memiliki banyak pengetahuan, akan tetapi orang tua lah yang memiliki banyak pengalaman menghadapi getir hidup dan kehidupan ini.
Acap kali kita baca dan dengar, bahwa yang tua telah banyak memakan asam garam kehidupan.
Dari situlah, hendaknya kita orang muda banyak mengambil pelajaran darinya. Sering jumpa di kehidupan ini, mereka yang telah berhasil dan sukses dalam bidangnya, maka pasti terbit niat di hati kita, apakah yang membuat ia mampu berada di puncak kesuksesannya?
Ada satu benang merah yang terpetik dari cerita kehidupan mereka: Bersabar!.
Sabar, ia yang terus berusaha mewujudkan impiannya. Sabar yang sejati adalah tetap berusaha meski mungkin dirimu tau kau tak akan menang, meski mungkin dirimu akan kalah, tetapi kau terus melalukan apa yang bisa kau lakukan.
“Sampai titik darah penghabisan Jenderal....”
Nasihat orang tua kita, bahwa menjalani proses hidup ini, ibarat kita menggali sebuah sumur.
Terkadang ada yang menemukan air di kedalaman 3 meter, adapula yang 4, 5 atau 15 meter sekalipun.
Ia yang gagal adalah mereka yang berhenti menggali di kedalaman 8 meter padahal air itu berada di kedalaman 8,4 meter.
Seribu langkah dimulai dengan satu langkah, tetapi juga ditambah 999 langkah berikutnya.
Jangan berhenti, teruslah berjuang,
Saling mendoakan di atas perdjoeangan.
Karena...
Kalau kita menyerah di kegelapan, kita tidak akan bertemu sinar terang di ujung jalan
Thursday, 12 February 2015

Sejauh-jauhnya kita tersesat pada kebenaran jua kita kembali
Pada setiap insan, hadir sebuah keyakinan bahwa secara lahiriyah atau secara asal kita menginginkan kebenaran itu kokoh pada genggaman hati dan jiwa raga. Semua sepakat, andai dihadapan kita terpampang dengan jelas, mana kebenaran dan mana kejahatan, maka pastilah kebenaran itu yang terpilih.
Orang kata, ada “hati kecil” yang selalu menarik keinsafan kita akan kebenaran. Lantas apakah gerangan, sehingga kita, penulis sendiri terkadang atau sering jatuh pada kesalahan ?
Manusia tetaplah manusia, kecuali ia yang diistimewakan, kadang ada salah dan khilaf yang menyertai langkah-langkah kecil dalam marathon lika-liku hidup ini.
Siapakah diantara kita yang sempurna? Tak memiliki salah sedikit pun?
Kita jawab tak ada, salah dan kesalahan, khilaf dan kekhilafan mesti pernah jua ia menjatuhkan diri pada ia yang hanya seorang manusi biasa.
Tetapi engkau lihat, engkau rasa dengan setulus hatimu yang selalu berharap itu. Perlahan dan sunyi kau rasakan, akan ada getaran, akan ada dorongan pada hati untuk kembali insaf pada kebenaran.
Ia yang bagai gemercik air dijatuhan danau, ia yang bagai suara rimbun dedaunan, bagai mengirim frekuensi-frekuensi pada hati, selalu berkata:
“Sejauh-jauhnya kita tersesat pada kebenaran jua kita kembali”
Kembalilah pada ia yang menunggu di lubuk hatimu
Pesan teriring doa yang menyertai langkahmu
Adakah ia membisikkan seumpama pengharapan akan Cinta?
Ketahuilah harapan itu ada, diberikan oleh yang Maha Cinta
Jangan sia-siakan detik-detik hembusan nafas itu
dengan putus asa
Bahwa Sejauh-jauhnya kita tersesat pada kebenaran jua kita kembali
Wednesday, 31 December 2014

Spartan : Pengganti Internet Explorer (IE)
Kabarnya di Windows 10 nanti, Microsoft akan memperkenalkan Browser terbaru mereka yang memiliki banyak kesamaan dengan Mozila Firefox dan Google Chrome namun berbeda dengan Internet Explorer.
Browser tersebut diberi Nama Kode, “Spartan” . Browser baru dengan dukungan banyak ekstensi ini dibangun Engine Chakra Javascript. Browser akan digunakan pada Windows 10 baik versi mobile maupun versi Dekstop, hanya saja untuk versi dekstop, Spartan akan digabungkan denga Internet Explorer untuk menangani beberapa masalah pada kompabilitas.
Apakah bisa digunakan di Sistem Operasi Lain?
Sampai saat ini belum dijelaskan, apakah nantinya Spartan bisa digunakan di Sistem Operasi selain Windows, seperti di Android, Linux atau OSX. Kalaupun sampai terjadi, maka bisa dikatakan mereka meniru Mozila Firefox dan Google Chrome yang sudah sangat terkenal karena sifatnya yang Free.
Dan perlu diperhatikan juga, kabarnya browsers baru ini dibangun tidak dengan menggunakan Webkit. Jika benar, maka sudah pasti Browser baru ini tidak mungkin dipasarkan melalui Apple's App Store. Karena Apple, pada pedoman mereka, mensyaratkan penggunaan webkit iOS dan webkit Javascript untuk setiap aplikasi penelusuran web.
Untuk penamaannya sendiri, Spartan. Belum dijelaskan apa maksudnya, hanya saja, sepertinya nama tersebut adalah nama kode proyek.
Mari kita nantikan saja peluncurannya.



