Thursday, 24 July 2014

Tabel Perhitungan Zakat

 
Berikut kami lampirkan berkas pdf  "Tabel Perhitungan Zakat"

https://drive.google.com/file/d/0B3PhOg7hgpaHRXJTWnFkNHdJRVE/edit?usp=sharing 


Semoga bermanfaat

Tamborasi, 25/7/2014

Thursday, 3 July 2014

Tutorial LiveStreaming di Slackware 14.1 menggunakan HP China Murah Meriah

 

Sebelumnya silahkan membaca tutorial lengkapnya disini.

Tutorial LiveStreaming di Slackware 14.1 menggunakan HP China Murah Meriah


Pada tulisan ini saya mengkhususkan pembahasan khusus pengguna Slackware, tapi pada intinya sama saja buat semua distro.

Nah buat teman-teman pengguna Slackware.

Persiapan
1. Hp China
2. Kabel data
3. Komputer yang pakai Linux Slackware 14.1
4. Aplikasi FFMPEG

Instalasi FFMPEG

Download dependensi FFMPEG berikut :
x264 disini
Lame disini

Lakukan Instalasi pada kedua dependensi diatas menggunakan Script Slackbuild
Setelah selesai

Download FFMPEG disini beserta Script Slackbuildnya disini
Lalu lakukan instalasi.

Selebihnya ikuti tutorial pada link diatas

Terima kasih telah membaca. :

Note:
ffplay -f v4l2 -i /dev/video1 -s 1280x960

Monday, 30 June 2014

Masihkah kita pesimis akan Ampunan Allah?

 
Di Subuh hari ini menjelang pagi. Tulisan ini akan membawakan suatu tema yakni “Masihkah kita pesimis akan Ampunan Allah?”

Kadang kita dapati atau mungkin pada diri kita sendiri suatu sikap. Sikap yang dimana kita belum merasa yakin akan datangnya ampunan, belum merasa yakin akan luasnya ampunan dari Allah Azza wa jalla.

Kita sebagai manusia biasa pasti pernah melakukan kesalahan.  Hendaknya kesalahan ini segera disusul dengan perbuatan baik dan berkomitmen untuk tidak lagi mengulainya.

Subhanallah, ampunan Allah begitu luas bagi siapa saja yang mau menghentikan kemaksiatan yang ia perbuat. Mari kita renungkan ayat berikut ini.

Allah Azza wa Jalla berfirman dalam surat Az-Zumar: 53, yang artinya:

"Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas atas dirinya sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengampuni dosa-dosa seluruhnya. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".


Masihkah kita merasa pesimis akan datangnya ampunan Allah?
Masihkah kita pesimis dengan usia kita yang telah tua dan merasa sudah tidak bisa lagi memperbaiki kesalahan di masa lalu?

Ayat ini adalah salah satu sumber semangat untuk menjalani hidup ini.

Ayat ini, seakan dengan begitu lembutnya menerangkan kepada para hamba yang berbuat dosa, bahwa Allah selalu membukakan pintu-pintu taubat-Nya. Seolah, Allah dengan segala keagungan dan kemurahan-Nya memberi semangat pada setiap hamba yang berkubang dosa agar bangkit dari keterpurukan dan bergegas pulang kepada Allah, karena Allah telah menanti dengan segenap ampunan dan cinta-Nya yang tak berbatas. Hati siapa yang tak akan bergetar haru membaca ayat ini? Bagaikan pelita bagi para pendosa yang tersesat dalam gelapnya maksiat agar kembali menemukan jalan yang lurus, yang diridhoi oleh Allah.

Wahai saudaraku, ingatlah Ayat diatas. Allah Maha Mengampuni dosa-dosa seluruhnya.
Seluruhnya ya Akhi, dengan syarat kita tidak berputus asa akan rahmat Allah.

“Kemudian, apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya, Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya” (QS. Ali Imran : 159)


Mudah-mudahan tulisan ini menjadi Nasihat, terutama pada diri penulis sendiri. Adapun kebenaran itu datangnya dari Allah Subhana wa ta'ala.

Friday, 27 June 2014

Download Video dari Youtube dan Website lainnya menggunakan ClipGrab

 
ClipGrab adalah Aplikasi Download gratis dan konverter untuk YouTube, Vimeo, Metacafe, Dailymotion dan banyak situs video online lainnya.

Aplikasi ini mengkonversi video download ke MPEG4, MP3 atau format lain hanya dengan  langkah yang sangat mudah.

Situs yang didukung:

  • Youtube
  • Vimeo
  • metacafe.com
  • youku.com
  • myspass.de
  • myvideo.de
  • clipfish.de

Tahap Instalasi


Download paket tarball :

wget http://download.clipgrab.de/clipgrab-3.4.2.tar.gz


Kemudian Extract :

tar xvf clipgrab-3.4.2.tar.gz

Berpindah pada direktori hasil Extract :

 cd clipgrab-3.4.2

Ubah Hak akses:

chmod +x clipgrab-*

Jalankan :

./clipgrab-3.4.2.x86_64


Tampilan









Selesai... :)




Selamat menikmati ..



Sumber referensi :
Pertama
Kedua





Saturday, 21 June 2014

Rindu kampung halaman

 
Bersama terbenamnya matahari pada senja ini. Suara adzan Maghrib mulai berkumandang. Kami anak kampung mulai berlarian tergesa masuk ke kolong rumah. Ganti baju. Kebiasaan.

Kami anak kampung. Pun kadang tersebutlah kami anak pesisir. Sore menjadi ajang kami berlarian di pinggir pantai. Menendang ombak. Seakan kami menendang himpitan ekonomi keluarga kami.
Kami masih kecil, tak layak memusingkan hal yang sering para orang tua sembunyikan dari kami. Pun begitu, berkurangnya uang jajan, tak ada uang beli sepatu di setiap penerimaan Raport. Cukup membuat kami maklum, inilah ekonomi keluarga kami. Sulit.

Sembari menghibur diri. Kami berlarian terus dan terus. Mendapati mata air segar. Cara kami melupakan penat. Cukuplah menjadi cerita-cerita nostalgia. Kadang sepulang sekolah, kami mesti membuka sepatu. Mengikat kedua talinya lalu menggantungnya di leher kami.
Sementara kami?. Kami berjalan tidak pada jalan beraspal itu. Panas jika tanpa alas kaki. Kami memilih berjalan diantara rindangnya pohon coklat pada kebun-kebun penduduk. Sesekali bersiul, menggelakkan tawa.

--------

Tiada yang lebih nikmat bagi kami, anak kampung.
Kalaulah bukan karena jernihnya air pada mata air.
Kalaulah bukan sinar senja dipinggir pantai, pun berdampingan dengan desiran ombak teluk bone.
Niscaya kerinduanku pada kampung halaman seakan mulai sirna. Bak meredupnya sinar senja berganti malam.

-----

Tamborasi...

Monday, 16 June 2014

Hobiku (sempat) dilarang Orang Tua.

 


Pertengahan Tahun 2012
***

“Nak minggu depan kamu pulang saja ke kampung, berhenti kuliah.!!!!”

Malam itu Ayah menelponku, dengan suara yang tidak biasanya. Meninggi. Dengan gusar aku diam mendengarkan memberi kesempatan pada ayah berbicara. Meski saat itu aku belum paham apa salahku.  Hingga beliau akhirnya terdiam dan sejurus kemudian, sambungan telpon itu terputus. Beliau mematikan Hpnya diseberang tanpa sedikitpun memberikanku kesempatan walau hanya untuk sekedar bertanya.

Selang beberapa hari kemudian aku pun tahu akar permasalahannya. Salah paham, begitulah. Belakang selepas aku tamat dari SMA dan kemudian melanjutkan studiku di perguruan tinggi. Ada satu hobi baru yang muncul. Hobi yang mungkin membuat orang tua cemas bukan kepalang. 

Ngoprek sampai tengah malam.

Apa itu ngoprek?
Ngoprek itu, simpelnya adalah mengutak-atik teknologi. Yah, begitulah karena aku diterima kuliah pada Fakultas Teknik Informatika. Maka hobi baruku untuk ngoprek berbagai macam perangkat keras terutama Komputer atau Laptop sukses menyita semua waktuku. Ada keasyikan tersendiri. Waktu pun kadang tak terasa berlalu begitu saja ketika Ngoprek.

Lah, kenapa sampai “dimarahi” ortu? Bukankah ngoprek itu bermanfaat?

Ayo kita lanjut baca ceritaku.

Seperti yang kujelaskan sebelumnya bahwa dengan ngoprek kadang waktu tak terasa berlalu begitu saja. Maka timbul kebiasaanku. Ngoprek sampai pagi, bukan kadang lagi. Sering suara Adzan subuh yang mengingatkanku akan tibanya waktu pagi.

Sayangnya kegiatan Ngoprek itu sering tidak kulakukan di rumah. Jadi bukan hal yang aneh, jam 2 atau 3 malam aku baru pulang.

Hmm.. Disinilah biang masalahnya. Orang tua ada di kampung, sementara aku disini merantau. Entah siapa memberikan informasi salah kepada Ayah sehingga beliau mengira, aku bergaul dengan orang “tidak-tidak”.

Ternyata orang tua di kampung, mengira aku bergaul dengan semacam genk-genk motor yang lagi marak di kota. Tapi setelah kujelaskan dengan baik-baik. Akhirnya Ayah terutama Ibu maklum dengan hobiku ini.

Hanya, beliau berdua menasihatkan jangan terlalu larut, jaga kesehatan.
Dan tambah Ibu juga,

“Tengah malam, kamu habiskan saja untuk tahajjud, itu waktu yang baik”

'
'
'
"3rd Giveaway : Tanakita - Hobi dan Keluarga".

Wednesday, 11 June 2014

Ibu-ibu petugas kebersihan di Kampus

 
Ini ceritaku untuk Ibu-ibu petugas kebersihan di Kampus :)
-------------------------------------------------------------------------

Jalan masih sepi. Jalan yang kulalui setiap harinya menuju kampus. Melewati jalan bandara menuju Pertigaan Wanggu.  Tepat dipertigaan Wanggu arah Lepo-lepo, aku berbelok Kekanan menuju kampus. Masih lengang. Perkiraanku masih jam 7.30. Aku agak pagi hari ini berangkat. Kutahu bahwa Mid akan dimulai tepat jam 8.10.

Kulewati gerbang kampus. Kurang lebih seratus meter kemudian berbelok ke arah kanan. Kemudian memasuki area parkir Fakultas Teknik. Hanya ada dua Mobil dan belasan motor yang parkir pagi ini. Akan ramai jika jam sudah lewat pukul 8.

Diantara  hal yang paling mengesankan buatku selama berkuliah di fakultas ini adalah menyaksikan Petugas Kebersihan di pagi hari telah melaksanakan tugas menjaga kebersihan Kampus Kami.
Sepagi itu tapi keadaan kampus sudah terlihat bersih dan rapi.

Kebanyakan Petugas Kebersihan tersebut adalah Ibu-Ibu. Ada juga  Bapak-bapak, biasanya menangani pemotongan rumput atau penanaman pohon. Tapi selainnya seperti membersihkan ruang kelas dan bangunan sekitar Fakultas dilakukan Ibu-ibu ini.

Awal-awal kuliah. Semester satu ketika itu. Sering sekali aku sampai di kampis kurang dari jam 7 pagi. Maka aktifitas ibu-ibu ini sering kusaksikan. Bagaimana mereka membersihkan ruangan, menarik tong sampah dan mengosongkannya, membersihkan halaman kampus dari daun-daun.

Pun suatu waktu bersama teman-teman, aku terpaksa “nongkrong” di ruang kelas sampai kisaran jam 10 malam untuk Online. Maka kira-kira jam 8 malam, kami dikagetkan suaran kursi yang ribut di kelas sebelah.  Ketika kucek, rupanya ada dua orang, jika tidak salah ingat, yang tengah merapikan kursi-kursi yang sedari pagi acak-acakan dipakai mahasiswa. Dua orang itu ya, petugas Kebersihan tadi.
.
.
.....................
Dedikasi

Okelah sip, dari kisah diatas. Ini poin yang aku ingin belajar banyak darinya.
Yup, arti dari sebuah dedikasi.
Tidak penting apa pekerjaan kita saat ini. Mau mahasiswa, pegawai kantoran, pegawai swasta bahkan seorang Ibu-ibu petugas Kebersihan sekalipun.  Maka dedikasi yang seutuhnya layak untuk kita persembahan sesederhana apapun yang bisa kita lakukan. Apalagi jika kita melakukan sesuatu yang dengannya, orang lain banyak merasakan manfaatnya.

“Berikan yang terbaik, Give and Give”


*Duh gak kebayang betapa suramnya fakultasku jika ibu-ibu ikut-ikutan mogok kerja. Seminggu saja, weleh-weleh.
#Lirik_yang_mogok2

Sunday, 25 May 2014

4 Aplikasi Free dan Open Source Alternatif dari Matlab

 
Beberapa waktu yang lalu di kampus, saya beserta teman satu kelompok ditugaskan mempresentasikan algoritma EM. Ini terjadi pada mata kuliah data mining.


Kebetulan, kami juga ditugaskan untuk menampilkan contoh penggunaan algoritma ini, nah, contoh yang akan paparkan tersebut biasanya di jalankan pada aplikasi Matlab.

Ternyata Matlab ini berbayar saudara-saudara. Wajar saja jika memiliki kemampuan yang powerfull. Berhubung kantong kering khas Mahasiswa bin Anak Kos. Maka mulai perburuan alternatif dari Matlab ini.

Disini ada 4 Aplikasi Alternatif dari Matlab yang coba saya paparkan secara singkat.

1.  Scilab.
   Aplikasi perangkat lunak yang bersifat free yang biasa digunakan untuk perhitungan numerik dan dilengkapi dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi. Awalnya Scilab ini berasal dari proyek Universitas. Dan makin lama semakin berkembang. Pengembangannya saat ini didukung oleh Scilab Enterprises, yang juga menyediakan layanan profesional berbayar dalam bentuk aplikasi.

Bagi teman-teman yang ingin memahami perbedaan antara Matlab dengan Scilab. Silhkan kunjungi link berikut :  http://www.infoclearinghouse.com/files/scilab19.pdf

2. GNU Octave
    Atau lebih dikenal dengan Octave.  Dari website resminya, Octave digambarkan sebagai “High-level interpreted language, primarily intended for numerical computations. It provides capabilities for the numerical solution of linear and nonlinear problems, and for performing other numerical experiments. It also provides extensive graphics capabilities for data visualization and manipulation.”

Untuk memahami perbedaan antara GNU Octave dengan Matlab, silahkan kunjungi link berikut :
http://www.ece.ucdavis.edu/ ~ bbaas/6/notes/notes.diffs.octave.matlab.html

Octave merupakan perangkat lunak bebas terbaik jika teman-teman mencari alternatif dari aplikasi Matlab.

3. Sagemath
    Atau biasa disebut Sage. Sagemath UI menggambarkannya sebagai, “A notebook in a web browser or the command line. Using the notebook, Sage connects either locally to your own Sage installation or to a Sage server on the network. Inside the Sage notebook you can create embedded graphics, beautifully typeset mathematical expressions, add and delete input, and share your work across the network.”

Untuk memahami lebih lanjut mengenai Sagemath, silahkan kunjungi link berikut :
http://www.sagemath.org/tour-benchmarks.html

4. Genius
    Yang populer dikenal dengan, Genius Math Tool (GMT). Salah satu aplikasi alternatif Matlab yang memiliki banyak fitur menarik. Tool ini dilengkapi dengan bahasa pemrograman interaktif yang disebut GEL (Genius Extension Language). Aplikasi ini awalnya dari proyek pembuatan kalkulator sederhana pada GNOME, dan akhirnya berkembang menjadi seperti saat ini. Menjadi lebih baik dan berguna. Rancak!!!

Pada website resmi GMT, digambarkan dengan “General purpose calculator program similar in some aspects to BC, Matlab, Maple or Mathematica. It is useful both as a simple calculator and as a research or educational tool. The syntax is very intuitive and is designed to mimic how mathematics is usually written.”


Untuk lebih memahami tentang Genius, silahkan mengunjungi link berikut : http://www.jirka.org/genius.html .

Sekian dari Tulisan ini. Terima kasih telah membaca.

PS : Penulis akhirnya menggunakan Octave saat presentasi tugas data mining :)

Tuesday, 13 May 2014

Mengatasi Failed to create the Java Virtual Machine pada Eclipse

 


Saya mencoba menjalankan Aplikasi Eclipse, dan aplikasi tersebut tidak bisa terbuka dan muncul pesan seperti pada Gambar.



Cara mengatasinya pada Laptop saya adalah dengan mengubah 256 menjadi 512, pada konfigurasi eclipse.ini . File tersebut berada pada direktori eclipse.

Ubah

--launcher.XXMaxPermSize 256M

--launcher.XXMaxPermSize 256m


menjadi

--launcher.XXMaxPermSize 512M

--launcher.XXMaxPermSize 512m


Silahkan teman-teman menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan.

Demikian tutorial ini semoga bermanfaat.


[update]

Beberapa hari yang lalu saya mencoba menjalankan Eclipse di Laptop lain ber-OS windows 7, dan kasus diatas terulang lagi. Dan saya coba mengubah dari 256 menjadi 512, akan tetapi tetap muncul pesan error.

Maka solusinya disini, silahkan menjalankan Eclipse sebagai Run Administrator.
Dan di kami cara tersebut berhasil.

Bagimana dengan Anda...?

Saturday, 3 May 2014

Menari tidak jelas di Taman Kota

 
Sudah lama sekali saya tidak pernah ke Taman Kota Kantor Walikota Kendari. Baru tadi sore lagi saya kesana. Kebetulan Relawan TIK buat kegiatan disana. Jadi saya pun ikut kesana.

Banyak perubahan nampaknya. Tapi sayangnya saya tidak mengabadikannya dalam gambar.
Maklum lagi ramai dan sayangnya, jika saya mengambil gambar di keramaian tersebut. Saya merasa tak elok memostingnya di Blog ini.

Ada sekumpulan Anak ABG, menari-nari sana-sini. Kehilangan identitas, mungkin tepatnya seperti itu. Ketika di belantara bumi lainnya. Anak remaja perempuan sibuk terutama belajar, karena memang usia remaja tugasnya saat ini yah.. Belajar.

Di Taman Kota ini, malah dirusak aksi sekumpulan remaja-remaja yang kehilangan identitas, alih-alih mencari identitas. Lupakan Bagaimana jepang sanggup menyandingkan diri dengan negara-negara Eropa dan AS dalam hal teknologi dan ekonomi. Disini justru tari-tarian tak jelas, yang satu atau mungkin dua tahun terlupakan.

Apa untungnya kalian mempelajari itu?

Mbok yah, sibukkan saja diri kalian dengan pelajaran-pelajaran sekolah yang memusingkan itu (Mate-matika dkk :p ).
Dari pada kalian menari-nari ndak jelas seperti itu, alih-alih kalian beranggapan orang takjub melihat aksi kalian, yang ada justru mereka membatin dalam hati

“Betapa alaynya Anak-anak ini”

Hanya mereka menjaga perasaan kalian saja sehingga mereka mengucapkannya di dalam hati.

Kritik ?

Yah, ini kritik sekaligus nasihat. Sibukkan diri kalian dengan belajar, kasian orang tua di rumah. Kasian orang tua banting tulang buat kalian.

Ingat mereka. !

Thursday, 1 May 2014

Suatu Sore bersama Pak Guru

 
Langit Kota Kendari hari ini masih seperti biasa. Mendung. Nampaknya matahari malu-malu menampakkan dirinya atau kah hujan tengah mengabarkan akan kedatangannya.
Aku seakan ingin berbicara dari hati, ketika mengetahui hari ini tertanggal 2 Mei. Negara kita mengingatnya sebagai Hari Pendidikan.

Aku ingin menuliskan tentang suatu lakon hidup seorang lelaki. Lelaki yang Ubannya hampir memenuhi seluruh kepala. Lelaki yang fisiknya telah termakan Usia. Namun, ku yakin semangat pengabdiannya selalu menggelora.


....

Suatu sore bersama teman-temanku. Duduk di beranda Musholah Sekolah telah menjadi kebiasan kami selepas Ashar. Tak kurang dari satu halaman soal Matematika membuat kami harus banyak diam.  Sibuk mengurusi tugas masing-masing. Sepuluh atau dua puluh menit setelahnya, satu-satu senyum kami akan terbit. Tandanya soal telah terjawab dan siap dikoreksi Pak Guru.

Kami mendatanginya. Kepala Sekolah kami. Di saat kami mengerjakan soal di sore itu. Kepala sekolah kami tengah mencangkul lahan di belakang sekolah. Jangan pikir ini adalah les sore ala Anak sekolahan di Kota.  Ini les sore khas Anak sekolahan di Desa.
Guru sibuk mencangkul sementara kami mengerjakan Soal. Dan sesekali Guru kami berhenti sekedar memeriksa Soal kami. Lalu kembali mencangkul lahan di belakang sekolah.

...

Kami datang sore itu di Sekolah. Sekedar ingin membersihkan Mushollah yang beberapa hari lagi akan kami jadikan tempat kegiatan Osis.

Sementara Guru kami sekaligus Kepala Sekolah Kami tengah berada di belakang jajaran bangunan kelas 2.  Memperbaiki kawat pagar, itu yang Beliau lakukan. Biar aman alasannya.

“Kening Bapak berdarah ” kataku pada beliau.
“Oh, biarkan saja Imam, nanti akan jadi cerita” begitulah balasnya.

Cerita yang terukir bukan hanya pada ingatan tapi juga luka akibat goresan  kawat pagar sekolah.

...

Suatu sore ketika kami tak lagi berstatus siswa di Sekolah yang dipimpinnya. Melainkan telah menjadi alumni. Kami sempatkan mengunjunginya. Masih seperti dulu. Tidak ada perubahan dari kebiasaannya.

“Pak Kapan ini kami boleh mengadakan Reuni?”
“Nanti 5 tahun lagi, kalau kalian sudah orang sukses semua” jawabnya simpel.



Selamat Hari Pendidikan Nasional

Tutorial Jaringan : 1 Router 4 PC

 
Menggunakan Aplikasi Cisco Packet Tracer

Disini kita akan membuat topologi seperti pada gambar


 Tutorial Jaringan :  1 Router 4 PC


Isikan  settingan masing-masing PC sebagai berikut:

PC RUMAH
IP ADDRESS  : 192.168.1.1
Default gateway : 192.168.1.100

PC1
IP ADDRESS : 10.1.1.2
Default gw : 10.1.1.100

PC2
IP ADDRESS : 10.1.1.3
Default gw : 10.1.1.100

PC3
IP ADDRESS : 10.1.1.4
Default gw : 10.1.1.100



Buka modus CLI pada router (klik dua kali pilih cli)

Router> en
Router# conf t
Router# hostname latihan

latihan (config) # interface FastEthernet0/0
latihan (config-if) # ip address 192.168.1.100 255.255.255.0
latihan (config-if) # no shut
latihan (config-if) # exit

latihan (config) # interface FastEthernet0/1
latihan (config-if) # ip address 10.1.1.100 255.0.0.0
latihan (config-if) # no shut
latihan (config-if) # exit


Coba ping
1. Dari PC1 ke router (ping 10.1.1.100)
2. Pc Rumah ke router (ping 192.168.1.100)
3. PC1 KE PC RUMAH (ping 192.168.1.1)

Selamat mencoba teman-teman